Selasa, 22 Januari 2013

Organisasi Sosial


ORGANISASI SOSIAL.

Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri. Berdasarkan sifat resmi tidaknya, dikenal ada dua jenis organisasi sebagai berikut :

Organisasi Formal

Organisasi formal sifatnya lebih teratur, mempunyai struktur organisasi yang resmi, serta perencanaan dan program yang akan dilaksanakan secara jelas.

contohnya : OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah), PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia), LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), dan lain-lain.

Organisasi Informal

Karena sifatnya tidak resmi, pada organisasi ini kadangkala struktur organisasi tidak begitu jelas/bahkan tidak ada. Begitu juga dengan perencanaan dan program-program yang akan dilaksanakan tidak dirumuskan secara jelas dan tegas, kadang-kadang terjadi secara spontanitas.

Contohnya : kelompok pecinta puisi disekolah, fans club suatu grup musik, dan lain sebagainya

sumber : http://sa-dan.blogspot.com/2012/10/organisasi-niaga-sosial-regional_3497.html

Organisasi Niaga


Organisasi niaga adalah organisasi yang tujuan utamanya mencari keuntungan.

Macam-macam Organisasi Niaga

1. Perseroan Terbatas (PT)

Perseroan Terbatas dahulu disebut Naamloze Vennootschaap (NV), yaitu suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.

Perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan. Setiap orang dapat memiliki lebih dari satu saham yang menjadi bukti pemilikan perusahaan. Pemilik saham memiliki tanggung jawab yang terbatas yaitu sebanyak saham yang dimiliki.

Apabila utang perusahaan melebihi kekayaan perusahaan, maka kelebihan utang tersebut tidak menjadi tanggung jawab para pemegang saham. Apabila perusahaan mendapatkan keuntungan maka keuntungan tersebut dibagi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Perseroan Terbatas ada 3 macam yaitu PT Terbuka, PT Tertutup dan PT Kosong.

Perbedaannya:

PT Terbuka menjual saham kepada masyarakat umum melalu pasar modal (go public)dan setiap orang berhak membeli saham perusahaan tersebut.

PT Tertutup modalnya berasal dari kalangan tertentu saja, misal dari kalangan kerabat atau keluarga dan tidak dijual ke umum.

Sedangkan PT Kosong adalah perseroan terbatas yang tidak memiliki kegiatan apa-apa tetapi telah memiliki izin usaha dan izin lainnya.

2. Persekutuan Komanditer (CV)

Persekutuan Komanditer atau biasa disebut CV (Commanditaire Vennootscap) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

Bentuk CV dibagi menjadi 3 yaitu CV Murni, CV Campuran dan CV Bersaham.

CV Murni hanya terdapat satu sekutu komplementer, yang lain merupakan sekutu komanditer.

CV Campuran terbentuk dari suatu firma yang membutuhkan tambahan modal. Dimana sekutu firma tersebut menjadi sekutu komplementer sedangkan sekutu lain menjadi sekutu komanditer.

CV Bersaham adalah CV yang mengeluarkan saham yang tidak dapat diperjualbelikan. Sekutu komplementer maupun komanditer mengambil satu saham atau lebih.

3. Joint Ventura

Joint Ventura atau Perusahaan Patungan adalah sebuah kesatuan yang dibentuk antara 2 pihak atau lebih untuk menjalankan kegiatan ekonomi bersama. Perusahaan ini umumnya untuk suatu proyek khusus saja dan bisa berupa badan hukum, kemitraan atau struktur resmi lainnya bergantung pada jumlah pertimbangan seperti pertanggungjawaban pajak dan kerugian.

4. Koperasi

Koperasi adalah suatu jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan. Tujuan koperasi adalah mensejahterakan anggotanya (menurut UUD 1945 pasal 33 ayat 1).

Jenis-jenis koperasi antara lain:

    Koperasi simpan pinjam, yaitu koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman.
    Koperasi konsumen, yaitu koperasi yang beranggotakan para konsumen dengan menjalankan kegiatan jual beli barang konsumen.
    Koperasi produsen, yaitu koperasi yang beranggotakan para pengusaha UKM dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya.
    Koperasi pemasaran, yaitu koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk atau jasa koperasi anggotanya.
    Koperasi jasa, yaitu koperasi yang bergerak di bidang usaha jasa lainnya.

5. Kartel

Kartel adalah kelompok produsen mandiri yang bertujuan menetapkan harga, membatasi suplai dan kompetisi.

sumber : http://sa-dan.blogspot.com/2012/10/organisasi-niaga-sosial-regional_3497.html

Teori organisasi hubungan antar manusia


Teori organisasi human relation disebut juga teori hubungan kemanusiaan, teori hubungan antar
manusia, teori hubungan kerja kemanusiaan, atau the human relation theory. Hubungan antar manusia dan hubungan kemanusiaan kedua-duanya merupakan terjemahan dari istilah bahasa inggris human relation. Hubungan antar manusia dengan hubungan kemanusiaan sesungguhnya mempunyai pengertian yang tak sama. Hubungan antar manusia merupakan antar pesonayang bersifat lahiriah saja, kurang memperhatikan aspek kejiwaan. Sehingga tidak memberikan kepuasan psikologis. Suatu hubungan dikatakan hubungan kemanusiaan, apabila hubungan tersebut dapat memberikan kesadaran dan pengertian. Sehingga pihak lain (yang menerima informasi) merasa puas.
Pengertian hubungan kemanusiaan dapat dibedakan menjadi dua macam. Yaitu hubungan kemanusiaan dalam arti luas dan hubungan kemanusiaan dalam arti sempit. Dalam arti luas, hubungan kemanusiaan adalah hubungan antara seseorang dengan orang lain yang terjadi dalam segala situasi dan dalam semua bidang kegiatan atau kehidupan untuk mendapatkan kepuasan hati. Dalam arti sempit, hubungan kemanusiaan adalah hubungan antara seseorang dengan orang (orang-orang) lain dalam suatu organisasi atau kantor, yang bertujuan memberikan kepuasan hati para pegawai. Sehingga para pegawai mempunyai semangat kerja yang tinggi, kerjasama yang tinggi serta disiplin yang tinggi.
Jadi, inti dari hubungan antar-manusia adalah hubungan yang bersifat lahiriah. Sedang hubungan kemanusiaan lebih bersifat psikologis.
Teori organisasi hubungan kemanusiaan berangkat dari suatu anggapan bahwa dalam kenyataan sehari-hari organisasi merupakan hasil dari hubungan kemanusiaan (human relation). Teori ini beranggapan bahwa organisasi dapat diurus dengan baik dan dapat mencapai sasaran yang ditetapkan apabila didalam organisasi itu terdapat hubungan antar-pribadi yang serasi. Hubungan itu dapat berlangsung antara pimpinan dengan pimpinan yang setingkat, antara pimpinan dengan bawahan, antara bawahan dengan pimpinan, antara bawahan dengan bawahan. Tujuan dilaksanakannya human relation adalah untuk mendapatkan :
1.         Kepuasan psikologis para karyawan,
2.         Moral yang tinggi,
3.         Disiplin yang tinggi,
4.         Loyalitas yang tinggi,
5.         Motivasi yang tinggi.

Apabila didalam organisasi ada kepuasan psikologis pada diri para anggota, ada moral, disiplin
dan motivasi yang tinggi, maka organisasi akan dapat diurus dengan mudah dan dapat berjalan lancer menuju sasaran yang ditetapkan.
Dari uraian tersebut diatas selanjutnya dapat diketahui bahwa teori organisasi human relations mengakui pentingnya hubungan antar pribadi yang harmonis,yakni hubungan yang didasarkan atas kerukunan, kekeluargaan, hormat-menghormati dan saling menghargai. Hanya dalam suasana yang demikian organisasi dapat diurus dengan baik dan dapat mencapai sasaran. Disamping itu, dalam teori organisasi human relation juga dikemukakan cara-cara yang harus ditempuh oleh pimpinan untuk meningkatkan kepuasan anggota organisasi. Untuk memberikan kepuasan kepada para anggota organisasi, pimpinan dapat menaruh perhatian terhadap berbagai macam kebutuhan mereka. Dengan memenuhi berbagai macam kebutuhan para anggota, baik kebutuhan ekonomi, non-ekonomi, kebutuhan sosial maupun kultural, maka kepuasan anggota organisasi pasti akan meningkat.

sumber : http://www.hrcentro.com/artikel/TEORI_ORGANISASI_HUMAN_RELATION_120329.html

Teori Organisasi Klasik



 Konsep-konsep  tentang organisasi sebenarnya telah berkembang mulai tahun 1800-an, dan konsep-konsep ini sekarang dikenal sebagai teori klasik  (classical theory ) atau kadang-kadang disebut dengan teori tradisional. Teori klasik berkembang dalam tiga aliran yaitu : birokrasi , teori administrasi, dan manajemen alamiah.
            Birokrasi dikembangkan dari ilmu sosiologi. Sedangkan teori administrasi dan manajemen ilmiah dikembangkan langsung dari pengalaman praktek manajemen. Teori administrasi memusatkan diri pada aspek makro dari organisasi. Aliran manajemen ilmiah member tekanan pada karyawan dan mandor dalam kegiatan perusahaan, atau elemen mikro sebagai suatu bagian dari proses kerja. Teori klasik mendefinisikanorganisasi sebagai struktur hubungan, kekuassan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan factor-faktor lain yang terjadi bila orang bekerjasama.

             TEORI BIROKRASI
            Teori ini dikemukakan secara jelas. Model organisasi birokrasi ini mempunyai karakteristik - karakteristik structural tertentu yang dapat dikemukakan di setiap organisasi kompleks dan modern. Weber mengemukakan karakteristik-karakteristik birokrasi sebagai berikut :
1.      Pembagian kerja yang jelas.
2.      Hirarki wewenang yang dirumuskan secara baik.
3.      Program rasional dalam pencapaian.
4.      Sisitem prosedur bagi penanganan situasi kerja.
5.      System aturan yang mencangkup hak-hak dan kewajiban-kewajiban posisi para pemegang jabatan.
6.      Hubungan-hubungan antar pribadi yang sifatnya “impersonal”.
Jadi birokrasi adalah sebuah model organisasi normative, yang menekankan struktur dalam organisasi.

TEORI ADMINISTRASI
Teori administrasi adalah bagian kedua dari teori organisasi klasik. Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa, serta Mooney dan Reiley di Amerika.
Henry Fayol
Henry Fayol seorang industralis  dari perancis pada tahun 1916 telah menulis masalah-masalah tehnik dan administrasi dalam bukunya yang terkenalAdministration Industrielle et Generale (Administrasi Industri dan Umum). Fayol menyatakan bahwa semua kegiatan-kegiatan industrial dapat dibagi menjadi 6(enam) kelompok :
1.      Kegiatan-kegiatan tehnikal
2.      Kegiatan-kegiatan komersial
3.      Kegiatan-kegiatan financial
4.      Kegiatan-kegiatan keamanan
5.      Kegiatan-kegiatan akutansi
6.      Kegiatan-kegiatan manajerial
Fayol juga mengemukakan dan membahas 14 (empat belas) kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi, yaitu :
1.      Pembagian kerja (division work)
2.      Wewenang dan tanggung jawab (authority and responsibility)
3.      Disiplin (discipline)
4.      Kesatuan perintah (unity of command)
5.      Kesatuan pengarahan (unity of direction)
6.      Mendahulukan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi (subordination of individual interest to general interest)
7.      Balas jasa (remuneration of personnel)
8.      Sentralisasi (centralization)
9.      Rantai scalar (scalar chain)
10. Aturan (order)
11. Keadilan (equity)
12. Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)
13. Inisiatif (initiative)
14. Semangat korps (esprit de corps

Manajemen Ilmiah
            Manajemen ilmiah dikembangkan oleh Frederick Winslow Taylor. Teori manajemen ilmiah masih banyak dijumpai dalam praktek-praktek manajemen modern. Dalam buku-buku literature, manajemen ilmiah sering diartikan berbeda. Arti pertama, manajemen ilmiah merupakanpenerapan masalah-masalah organisasi. Sedangkan arti kedua, manajemen ilmiah adalah seperangkat mekanisme-mekanisme atau teknik-teknik.

sumber : http://gustriphenomg3.blogspot.com/2011/03/teori-organisasi-klasik-teori.html



Kamis, 27 Desember 2012

Perubahan dan Perkembangan Organisasi

Faktor faktor perubahan organisasi
Sebuah perusahaan atau organisasi pastilah mengalami perubahan atau perkembangan,faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut ada 2 yaitu faktor internal dan eksternal .
1.Faktor Internal
Faktor internal merupakan faktor yang berada didalam sebuah organisasi,yang berasal dari sebuah organisasi yang mendukung terjadinya perubahan dan perkembangan organisasi. kerjas sama antara orang atau individu yang berada dalam sebuah organisasi adalah yang memicu terjadinya perubahan

2.Faktor Eksternal
Faktor Eksternal merupakan faktor yang berada diluar organisasi,yaitu Politik , hukum , kebudayaan , tekonologi , sumber alam , demografi dll. penyebab adanya sebuah perubahan dari organisasi adalah lingkungan. biasanya lingkungan yang mendorong atau menuntut sebuah organisasi melakukan perubahan.

Ciri ciri & Metode Perkembangan Organisasi
Perkembangan organisasi yang efektif mempunyai ciri ciri sebagai berikut yaitu :
1.merupakan suatu tujuan yang jelas atau strategi terencana dalam mewujudkan rencana atau tujuan dari sebuah organisasi
2.merupakan kerjasama dari berbagai pihak yang akan terkena dampak perubahan yang akan terjadi
3.membuat atau menekankan cara yang diperlukan untuk mengingkatkan cara kerja dari seluruh organisasi
4.mengandung nilai humanistik dimana pengembangan kemampuan manusia merupakan hal terpenting
5.menggunakan pendekatan komitmen
6.menggunakan pendekatan ilmiah dalam peningkatan efektivitas

Proses Perubahan 
Tata cara atau urutan dalam mewujudkan perubahan adalah :
a. mengadakan pengkajian tentang perubahan yang terjadi diluar organisasi baik positif maupun negatif
b.mengidentifikasi dampak dampak perubahan yang terjadi
c.menetapkan perubahan,yaitu memastikan bahwa perubahan memang pantas atau patut dilakukan
d.melakukan evaluasi ,untuk mengetahui apakah hasil perubahan merupakan hal yang positif atau negatif

Konflik Organisasi

Jenis jenis konflik dalam organisasi
Jenis konflik dalam organisasi dibagi menjadi 5 yaitu :
1.Konflik Intrapersonal
Konflik Interpersonal adalah konflik yang timbul akibat adanya pertentangan seseorang dengan diri nya sendiri, biasanya karna sesuatu keinginan atau kebutuhan yang muncul secara bersamaan dalam satu waktu sehingga menimbulkan pertentangan dalam diri seseorang.
Ada 3 macam bentuk konflik intrapersonal :
1.Konflik pendekatan-pendekatan : dimana seseorang dihadapkan pada dua buah pilihan yang sama sama menarik
2.Konflik pendekatan-penghindaran : dimana seseorang dihadapkan pada dua buah pilihan yang yang sama sama menyulitkan
3.Konflik penghindaran-penghindaran : dimana seseorang dihadapkan pada dua buah yang hal atau pilihan yang mempunyai nilai baik/positif dan buruk.negatif sekaligus

2.Konflik Interpersonal
Konflik Interpersonal adalah konflik yang timbul akibat pertentangan antara satu orang dengan orang yang lainnya karna biasanya keinginan atau pemikiran dari satu orang dengan orang lainnya berbeda sehingga menimbulkan pertentangan atau konflik. Biasanya konflik ini terjadi antara orang yang berbeda status,jabatan,bidang pekerjaan dan lain lain.

3.Konflik antar individu dan kelompok
Konflik ini terjadi karna seorang individu menghadapi tekanan dari sebuah kelompoknya. misalnya saat seseorang tidak bisa bekerja dengan baik atau bekerjasama dengan kelompoknya ia akan mendapat tekanan atau hukuman dari kelompok kerja nya.

4.Konflik antar kelompok dalam organisasi
Konflik ini banyak terjadi dalam organisasi dan biasanya sudah umum dalam suatu organisasi biasanya terjadi antar lini antar staff dan pekerja

5.Konflik antar organisasi 
Konflik ini disebut juga sebagai persaingan.karena biasanya satu organisasi dengan organisasi lain berlomba lomba untuk mencari keuntungan.

Penyebab timbulnya konflik
1.Perbedaan individu yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan
Setiap individu merupakan pribadi yang berbeda beda sehingga adanya atau timbulnya pendirian yang berbeda beda dalam menjalankan kehidupan sosial antara individu satu dengan yang lain juga tidak selalu sejalan sehingga menimbulkan konflik

2.Perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi yang berbeda beda
perbedaan latar belakang kebudayaan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi atau membentuk pribadi seseorang.sedikit banyak juga akan mempengaruhi pribadi seseorang sehingga pemikiran dan pendirian itulah yang bisa menimbulkan konflik

3.Perbedaan kepentingan antara individu dan kelompok
setiap manusia atau individu pasti mempunyai kepentingan atau tujuan yang berbeda beda,setiap individu juga pasti memliki pendirian dan pemikirannya masing masing sehingga sering terjadi konflik karna tujuan atau kepentingan satu orang dengan yg lain berbeda.

4.Perubahan perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat
Perubahan nilai secara cepat dan mendadak juga akan menyebabkan suatu konflik,karna biasanya suatu masyarakat atau kelompok yang belum siap dengan perubahan yang terlalu mendadak itu sendiri akan menyebabkan pemberontakan dan penolakan sehingga muncul lah konflik

Strategi penyelesaian konflik
Ada 5 macam penyelesaian konflik ialah :
1.Kompetisi
Penyelesaian dengan cara satu pihak mengalahkan atau mengorbankan pihak yang lain.

2.Akomodasi
Penyelesaian dengan cara memberikan secara keseluruhannya penyelesaian dengan pihak lain. cara ini disebut juga taktik perdamaian.

3.Sharing
Suatu penyelesaian cara dengan cara kompromi dan bertukar pikiran sehingga satu pihak memberi dan yang lain menerima sesuatu.

4.Kolaborasi
Penyelesaian ini cara yang memuaskan kedua belah pihak dengan cara pendekatan pemecahan masalah sehingga memerlukan persatuan dari kedua belah pihak

5.Penghindaran
Menghindari konflik,biasanya ini terjadi karna adanya ketidakpedulian dari kedua belah pihak atau memberikan waktu pada kedua belah pihak untuk menenangkan diri

Minggu, 28 Oktober 2012

Mendirikan Organisasi

Dalam postingan kali ini saya akan membahas tentang organisasi apa yang ingin saya dirikan..

Organisasi yang ingin saya dirikan adalah organisasi sosial,organisasi ini bukan bertujuan untuk mencari keuntungan tetapi untuk membantu sesama. Saya ingin mendirikan organisasi yang bisa mengumpulkan anak anak jalanan,pengamen,dan anak anak anak kurang mampu untuk bisa mendapatkan kesempatan yang lebih layak dalam menimba ilmu,karna masih banyak anak anak yang menurut saya mempunyai bakat atau kemampuan tetapi tidak mendapat kesempatan. Nama organisasi nya adalah "taman siswa".

Saya akan mengumpulkan sukarelawan yang bersedia untuk menjadi tenaga pengajar didalam organisasi ini, mencari dana untuk biaya peralatan mengajar,dan mengumpulkan anak anak jalanan dan pengamen yang memang mau dan berminat untuk menimba ilmu di organisasi ini.

Didalam organisasi yang ingin saya dirikan ini,anak anak pengamen,jalanan,mereka yang seharusnya mendapat kesempatan belajar akan saya kumpulkan didalam suatu rumah atau tempat,disini mereka akan diajarkan banyak hal,disini mereka tidak dipaksa untuk belajar secara formal saja tapi akan lebih memakai konsep "belajar sesuai keinginan atau minat". Bidang apapun yang mereka inginkan atau yang mereka sukai akan diajarkan disini, sehingga bisa mengasah bakat yang memang sudah ada. Misalkan ada anak yang memang menyukai musik,disini akan diajarkan untuk bermain alat musik atau bahkan meng compose atau membuat lagu.

Organisasi ini juga akan mengajarkan tentang keagamaan,setiap sore anak anak akan diajarkan mengaji, jadi tidak hanya diajarkan tentang pendidikan tapi keagamaan juga harus diseimbangkan dengan pendidikan keagamaan.Organisasi ini juga tidak menutup kemungkinan untuk para remaja atau bahkan orang dewasa yang juga ingin belajar atau menimba ilmu.

Diharapkan dengan didirikannya organisasi ini,anak anak yang berada dilampu merah,mengamen dan mengemis bisa lebih berkurang dan mereka bisa menimba ilmu dengan baik tanpa harus bekerja diusia dini dan menikmati masa anak anak mereka dengan cara yang seharusnya.
 

Miranti Rahmanisa Template by Ipietoon Cute Blog Design